Facebook

>> [r] calendar

September 2010
M T W T F S S
« Jun    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

>> [r] archives

Unreal Magic Goes To Jambi – Part 1

Yap, setelah sekian lama nggak nulis story lagi, saya kembali lagi dengan cerita perjalanan saya ke Jambi bersama dengan rekan-rekan dari Unreal Magic Management =)

Job di Jambi ?

Siang itu saya ada di kampus, waktu itu mendadak handphone saya berbunyi, oh, ternyata Ivan D’Mello dari Unreal menelepon, dan waktu itu dia langsung bertanya saya, “ren, tanggal 31 mei- juni nganggur nggak ? ada job di Jambi nih”, langsung tanpa berpikir panjang langsung saya katakan bisa! he he he, kapan lagi nih bisa ke luar pulau – selain bali tentunya – dengan gratis ? hehehe…

It’s show time

Akhirnya tanggal 30mei malam, kami pun bersiap-siap, mulai dari ngambil kamera jam 12 malam, sampai packing. Walaupun tanggal 31 mei, kami semua terlambat bangun :D he he he…

Kami berangkat dari Juanda pukul 10:00. Kami naik pesawat 737-900ER nya si Lion Air, dan kabar agak buruknya kami mendapat seat 34 di bagian belakang, jadi kami memang merasakan kehebatannya ER nya si Lion (ER = Emang Rapet) he he he…

Tim Unreal di Juanda

Tim Unreal di Juanda

Sampai di Soekarno Hatta, kami hanya sempat untuk melapor transit dan langsung menuju ke boarding room untuk ke Jambi, karena mepetnya waktu yang ada. Pukul 12.45 kami harus sudah boarding lagi.

Boarding Room @ Cengkareng

Boarding Room @ Cengkareng

Pesawat yang menuju Jambi sempat agak delay sedikit, namun tidak masalah lah, hanya sekitar 15 menit kok ?

Perjalanan kami lanjutkan memakai pesawat 737-400 nya si Lion Air, dari body nya sih jauh lebih baik si 900ER nya sih, tapi lumayan lah, yang penting masih bisa terbang :D hihihi…

Pemandangan dari pesawat menuju Jambi

Pemandangan dari pesawat menuju Jambi

Sampai di jambi, first impression, bandaranya kasar dan agak menakutkan! he he he, landing nya si pilot sih asoy tapi tanahnya kasar euy! Sampai di bandara, turun pesawat, hmm.. untung cuaca nya lagi agak mendung, jadi agak adem.

Penulis (baju hitam) dan rekan Yonggi (baju merah) serta rekan-rekan Unreal Magic Management

Penulis (baju hitam) dan rekan Yonggi (baju merah) serta rekan-rekan Unreal Magic Management

Kami dijemput oleh orang suruhan dari yang married nya. Kota Jambi saya rasakan nggak jauh dari kota salatiga kalau anda tahu, atau kata rekan saya, mirip lah dengan Jember.

Sekitar pukul 15.30, kami diantar ke viharra dari yang punya gawe dahulu, ya, viharra. Namun jangan anda kira bahwa viharra itu kecil, tempat ini terdiri dari 6 lantai dan juga merupakan gabungan antara rumah dengan showroom juga, so… ? :)

Kami rencananya akan diinapkan di viharra itu, namun setelah melihat lokasi nya, kami secara halus meminta hotel, karena selain peralatan kami cukup banyak, kami juga harus mempersiapkan alat-alat magic yang diperlukan.

Kamar dalam viharra

Kamar dalam viharra

Akhirnya, kamipun meluncur di daerah jalan Gatot Subroto, di daerah ini terdapat 3 hotel yang lumayan, yaitu Novotel, Abadi Hotel, dan jika anda menginginkan fasilitas lebih dengan harga yang agak mahal, anda dapat mencoba Abadi Suite. Kami menginap di Abadi Hotel, dengan tariff 380.000 per kamar per malam.

Kualitas kamar, saya berikan rating 5/10 lah, cukup layak untuk tempat tidur, namun perlu dibersihkan dahulu ketika kita akan memakai nya

Related posts:

  1. Unreal Magic Goes To Jambi – Part 2
  2. Foto Liputan Army Of God (Hari ke 2 dan ke 3)
  3. It’s One of My Unforgetable Day

1 comment to Unreal Magic Goes To Jambi – Part 1

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

*
To prove you're a person, type the security word shown in the picture.
Anti-spam image