Yap, setelah sekian lama nggak nulis story lagi, saya kembali lagi dengan cerita perjalanan saya ke Jambi bersama dengan rekan-rekan dari Unreal Magic Management =)
Job di Jambi ?
Siang itu saya ada di kampus, waktu itu mendadak handphone saya berbunyi, oh, ternyata Ivan D’Mello dari Unreal menelepon, dan waktu itu dia langsung bertanya saya, “ren, tanggal 31 mei- juni nganggur nggak ? ada job di Jambi nih”, langsung tanpa berpikir panjang langsung saya katakan bisa! he he he, kapan lagi nih bisa ke luar pulau – selain bali tentunya – dengan gratis ? hehehe…
It’s show time
Akhirnya tanggal 30mei malam, kami pun bersiap-siap, mulai dari ngambil kamera jam 12 malam, sampai packing. Walaupun tanggal 31 mei, kami semua terlambat bangun
he he he…
Kami berangkat dari Juanda pukul 10:00. Kami naik pesawat 737-900ER nya si Lion Air, dan kabar agak buruknya kami mendapat seat 34 di bagian belakang, jadi kami memang merasakan kehebatannya ER nya si Lion (ER = Emang Rapet) he he he…
Sampai di Soekarno Hatta, kami hanya sempat untuk melapor transit dan langsung menuju ke boarding room untuk ke Jambi, karena mepetnya waktu yang ada. Pukul 12.45 kami harus sudah boarding lagi.
Pesawat yang menuju Jambi sempat agak delay sedikit, namun tidak masalah lah, hanya sekitar 15 menit kok ?
Perjalanan kami lanjutkan memakai pesawat 737-400 nya si Lion Air, dari body nya sih jauh lebih baik si 900ER nya sih, tapi lumayan lah, yang penting masih bisa terbang
hihihi…
Sampai di jambi, first impression, bandaranya kasar dan agak menakutkan! he he he, landing nya si pilot sih asoy tapi tanahnya kasar euy! Sampai di bandara, turun pesawat, hmm.. untung cuaca nya lagi agak mendung, jadi agak adem.
Kami dijemput oleh orang suruhan dari yang married nya. Kota Jambi saya rasakan nggak jauh dari kota salatiga kalau anda tahu, atau kata rekan saya, mirip lah dengan Jember.
Sekitar pukul 15.30, kami diantar ke viharra dari yang punya gawe dahulu, ya, viharra. Namun jangan anda kira bahwa viharra itu kecil, tempat ini terdiri dari 6 lantai dan juga merupakan gabungan antara rumah dengan showroom juga, so… ?
Kami rencananya akan diinapkan di viharra itu, namun setelah melihat lokasi nya, kami secara halus meminta hotel, karena selain peralatan kami cukup banyak, kami juga harus mempersiapkan alat-alat magic yang diperlukan.
Akhirnya, kamipun meluncur di daerah jalan Gatot Subroto, di daerah ini terdapat 3 hotel yang lumayan, yaitu Novotel, Abadi Hotel, dan jika anda menginginkan fasilitas lebih dengan harga yang agak mahal, anda dapat mencoba Abadi Suite. Kami menginap di Abadi Hotel, dengan tariff 380.000 per kamar per malam.
Kualitas kamar, saya berikan rating 5/10 lah, cukup layak untuk tempat tidur, namun perlu dibersihkan dahulu ketika kita akan memakai nya
Related posts:

lights http://vbruteqotf.AUTOPARTSTHAI.INFO/tag/Kawasaki+lights+with/ : with…
Kawasaki…